Referensi Sebelum Membeli Smartphone Baru

Referensi Sebelum Membeli Smartphone Baru

Referensi umum Sebelum Membeli Smartphone Baru
Setiap orang mempunyai pendapat (preferensi) berbeda-beda soal pilihansmartphone
Ada beberapa tipe pengguna sebagai acuannya, antara lain :
Loyalis merek tertentu yang tentunya enggan membeli produk keluaran vendor lain. Ada juga yang membeli smartphone berdasarkan keunggulan pada salah satu fitur (spesifikasi), atau berdasarkan fungsi dan kegunaanya secara khusus.

Misalnya saja pencinta selfie yang menganggap indikator ponsel bagus harus memiliki fitur kamera depan dengan resolusi software beautification berkualitas tinggi. Sementara itu, bagi penggemar musik, spesifikasi audio tentu menjadi perhatian utamanya. Namun terlepas dari perbedaan konsep ideal sebuah smartphone di mata masing-masing pengguna (user), ada tiga hal yang paling sering dan sangat umum ditanyakan orang sebelum membeli smartphone, yaitu :

Harga ponsel, 
Bukan rahasia bahwa Indonesia merupakan salah satu pasar terbesar ponsel Android berspesifikasi tinggi dengan harga miring.Biasanya ponsel tersebut diproduksi oleh vendor China, seperti Xiaomi, Oppo, Vivo, dan ZTE. Contohnya di beberapa lapak phonsel, lini Xiaomi paling laku di lapaknya karena harganya yang murah.

Kapasitas RAM, 
Setelah pembeli dikasih beberapa pilihan ponsel dengan harga Rp 2 jutaan hingga Rp 5 jutaan, maka kemudian pertanyaan selanjutnya adalah besaran atau kapasitas RAM.
Sekarang ini, rata-rata pembeli mencari RAM berkapasitas 3 GB hingga 4 GB, berbeda dengan trend beberapa tahun yang lalu.Jika ponsel murah tapi RAM-nya cuma 1 GB, pembeli kerap tidak tertarik.
Meski demikian, jika RAM tinggi pun tak menjamin pembeli tertarik membeli ponsel. Ujung-ujungnya tetap harga yang berperan penting.
"Kalau RAM 4 GB tapi harganya Rp 7 jutaan, orang juga malas". Beberapa lini ponsel yang mempunyai RAM 4 GB dengan harga relatif murah (tak sampai Rp 6 juta) antara lain Asus Zenfone 2, Lenovo K80, dan Xiaomi Mi Note Pro.

Kualitas kamera, 
Untuk spesifikasi satu ini, pembelinya kebanyakan kaum hawa yang paling banyak bertanya.
Rata-rata pembeli bahkan tak bertanya soal megapiksel kamera. Mereka cenderung ingin mencoba langsung dan melihat hasilnya.
Berbeda halnya dengan pembeli hawa yang tak begitu peduli dengan kamera belakang maupun spesifikasi detail. Yang paling penting adalah kamera depan untuk membidik foto selfie.

Perlu dicatat, pernyataan diatas didasarkan pada kebiasaan mayoritas pembeli di masing-masing lapak. Pada dasarnya, preferensi tiap orang memang berbeda-beda dan tak bisa digeneralisasi. 
Demikian preferensi ketika kita membeli smartphone, semoga bermanfaat, terimakasih.

0 komentar